Tuesday, February 22, 2011

OH POHONKU

Indonesia sebagai negara Tropis dikenal memiliki berbagai jenis tanaman, dari tanaman yang diambil kayunya, buahnya, maupun bagian-bagian lainnya. Dari tanaman yang tidak dikenal kegunaannya, maupun yang dikenal banyak manfaatnnya, semuanya banyak terdapat disekeliling kita
Sayangnya, kini sebagian dari jenis-jenis yang ada sudah mulai langka ditemukan. Pohon-pohonan tersebut hilang entah kemana akibat perbuatan teman-teman kita. Ada banyak alasan mengapa teman=teman kita tega untuk menumbangkan pohon-pohonan yang ada disekeliling kita, ada yang memang dihimpit masalah ekonomi, ada juga yang memang memerlukan tanahnya untuk kebutuhan lain, sehuingga pohon yang ada dikorbankan. Ada juga karena memang pohon terebut membahayakan, karena umurnya yang sudah tua.
Pemerintah yang diharapkan ...

Pemerintah yang diharapkan mampu melindungi dan melestarikan tanaman tersebut, nyatanya tidak bisa berbuat banyak. Sudah berapa juta hektar hutan kita musnah karena beralih fungsi menjadi areal perkebunan. Sudah berapa triliun kerugian yang kita, akibat banjir, tanah longsor yang melanda sebagian wilayah kita. Sudah berapa nyawa yang menjadi korban akibat ulah tangan-tangan yang tidak bersahabat dengan alam.
Kini, akibat perbuatan kita tersebut telah memberikan dampat yang sangat berat bagi kita semuannya. Melalui blog ini penulis mengajak temen-temen kita, mari kita mencoba untuk membenahi lingkungan kita dengan cara menanam pohon sebanyak mungkin, sehingga anak cucu kita masih bisa menikmati aneka tanama di negara ini.
Baca selengkapnya..

Monday, February 21, 2011

MENHUT NGOMEL-NGOMEL

Menhut Ngomel-ngomel Gara-gara Bibit Pohon

Zulkifli Hasan begitu terlihat kesal saat melakukan kunjungan lapangan di lokasi Pusat Persemaian (pohon) Permanen Kementerian Kehutanan, Cimanggis, Depok. Lokasi persemaian bibit yang ia kunjungi menurutnya masih belum tertata rapih dan produksi bibit yang belum maksimal.

"Saya kalau kesini ngomel terus," ketus Zulkifli disela-sela acara kunjungan lapangannya, Jumat (18/2/2011).

Zulkifli sepanjang tinjauannya banyak mengomentari dan memberikan peringatan keras kepada petugas bagian persermaian. Mulai dari soal penataan bibit, kondisi lahan yang tidak rapih, produksi bibit yang rendah, alokasi anggaran pembibitan yang tak maksimal dan lain-lain.

"Saya akan ajak presiden 1-2 bulan ini," katanya.

Ia meminta semua permasalahan tadi segera diselesaikan termasuk target produksi bibit hingga 5 juta pohon di lokasi persemaiaan permanen Cimanggis. Menurutnya anggaran Rp 1 miliar masih kurang, perlu ada tambahan hingga Rp 5 miliar untuk produksi bibit sampai 5 juta bibit pohon.

"Awas! loh kalau nggak ada saya, nggak kerja," serunya.

Disela-sela tinjauannya, Zulkifli juga mengatakan agak kecewa dengan lokasi lahan persemaiaan kementerian kehutanan di Cimanggis dengan lokasi milik warga tak memiliki batas tanah yang tak jelas.

Bahkan tak sungkan-sungkan ia juga menyindir anak buahnya yang gagap tak bisa memberikan penjelasan nama pohon di kawasan hutan kota disekitar persemaian Cimanggis.

"Gimana sih, doktor hutan nggak ngerti nama pohon?" ucapnya sambil menyindir.

Namun politisi dari PAN ini menegaskan, 'bawelnya' ia terhadap anak buah sebagai cerminan perhatian terhadap bawahan. Zulkifli pun menyadari dunia birokrasi dengan dunia bisnis yang selama ini lama ia geluti bagai bumi dan langit.

"Teman-teman sudah tahu kalau saya cerewet tanda sayang. Kalau saya kan pengusaha pengennya cepat, saya tak sadar kalau birokrasi itu memiliki keterbatasan termasuk anggaran (cairnya anggaran)," katanya.


Baca selengkapnya..

Animasi Bola Memantul





Baca selengkapnya..